News

Jamu Persib Bandung, Panpel PSS Sleman Cetak 27.000 Lembar Tiket

Penulis: Jumali
Tanggal: 17 Agustus 2022 - 08:57 WIB
Aksi Brigata Curva Sud - Harian Jogja/Jumali

Harianjogja.com, SLEMAN — Panitia pelaksana (Panpel) PSS Sleman akan mencetak sebanyak 27.000 lembar tiket penonton untuk laga antara PSS Sleman melawan Persib Bandung pada pekan kelima Liga 1 2022/2023, Jumat (19/8/2022) pukul 20.30 WIB.

"Kami akan menjual tiket online di angka sekitar 10 ribuan. Untuk offline, kami menjual di angka 17 ribuan. Tiket offline tersebut sudah termasuk untuk suporter Persib, Slemania, dan BCS," ujar ketua panpel, Rangga Rudwino dalam keterangan tertulis.

"Untuk tiket suporter tim tamu kami batasi di angka lima persen kapasitas stadion yaitu di angka 1.500 tiket. Hal ini juga tercantum dalam regulasi liga pasal 49 ayat enam mengenai ketentuan tiket," sambungnya.

Rangga, sapaan akrabnya juga menambahkan antisipasi yang akan dilakukan panitia pertandingan jika suporter tim tamu datang melebihi ketentuan.

"Jika suporter Persib datang melebihi kapasitas yang seharusnya, kami sudah bersurat dengan perwakilan suporter Persib dimana kami sudah memberitahu bahwa PSS hanya bisa memberi tiket di angka 1.500 tiket," tuturnya.

"Pemberian tiket tersebut selain dikarenakan regulasi, kapasitas stadion yang memang tidak terlalu besar juga menjadi salah satu pertimbangan. Ini juga terkait dengan keamanan dari suporter tim tamu dan juga untuk menjaga semuanya," urainya.

Rangga berharap agar suporter tim tamu bisa mematuhi regulasi yang berlaku karena hal tersebut demi keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan.

Mengenai tiket online yang dijual, lebih lanjut Rangga menjelaskan bahwa tiket online hanya bisa dibeli melalui dua batch yang menggunakan sistem berbeda.

"Sistem penjualan tiket online akan kami bagi menjadi dua batch. Batch pertama akan menggunakan sistem "Transaction History" di mana hanya yang membeli tiket laga melawan PSM atau Barito Putera yang bisa membeli tiket," urainya.

"Untuk penjualan batch kedua akan dilakukan dengan sistem "Region Based" setelah batch pertama habis terjual. Meski begitu, kuota untuk pembelian secara "Region Based" tidak akan sebanyak batch pertama," sambungnya.

Kedua cara penjualan tiket online ini diambil oleh panitia pelaksana pertandingan PSS setelah menimbang beberapa resiko dan mencari jalan terbaik untuk penjualan tiket, terutama bagi PSS Fans.

"Jadi saya berharap semoga sistem ini berjalan dengan lancar dan untuk teman-teman suporter agar membeli secara langsung di tempat yang telah tersedia dan mari kita bersama-sama tidak membeli tiket dari calo," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkot Jogja Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI
Penataan Kawasan Kumuh di Sungai Gajah Wong Dapat Apresiasi Bank Dunia
YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia
Dibekuk Persita 1-2 di Kandang, Ini Kata Pelatih PSS Sleman
Skuat Persija Jakarta Siap Dijamu Persib Bandung

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Los Dol hingga Medot Janji, Denny Caknan Hibur 3.000 Penonton di Sekaten Solo
  2. 4 Oknum TNI-Polri Tertangkap Curi Kabel Telkom di Solo, Warganet: Ngisin-isini!
  3. Suporter yang Terdampak saat Tragedi Kanjuruhan Diminta Periksa Kesehatan
  4. Begini Cara Mengatasi Mata Pelajaran yang Dibenci

Berita Terbaru Lainnya

Dilanda Perang, Ukraina Tetap Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Di Jogja, Truntum Water Stage Akan Jadi Tempat Nobar Resmi Piala Dunia 2022
Cak Nun Kritik Keras Kinerja Aparat saat Tragedi Kanjuruhan
Polri Beri Beasiswa kepada Anak Yatim Piatu Akibat Tragedi Kanjuruhan
Kompolnas: Tak Ada Perintah dari Kapolres Malang untuk Lepaskan Tembakan Gas Air Mata
Efek Tragedi Kanjuruhan, Mataram Is Love Menggema
Tragedi Kanjuruhan: Dua Anggota Polri Meninggal Karena Desak-Desakan dan Kurang Oksigen
Kualifikasi Piala Asia U-17 2023: Hadapi UEA, Bima Sakti Minta Timnas Tampil Tenang
Kualifikasi Piala Asia U-17 2023: Tragedi Kanjuruhan Tak Bikin Peserta Kualifikasi Takut
Lakukan Tendangan Kungfu ke Aremania, 5 Anggota TNI Diperiksa