News

Fitur Pembatasan Grup di WhatsApp Diharapkan Cegah Misinformasi

Penulis: Newswire
Tanggal: 07 November 2019 - 17:17 WIB
Integrasi Facebook Whatsapp. - irisundertheinfluence

Harianjogjs.com, JAKARTA - Facebook Indonesia mengharapkan fitur pembatasan undangan grup di aplikasi WhatsApp dapat mengurangi penyebaran misinformasi dalam aplikasi berbagi pesan tersebut.

"Penambahan fitur itu merupakan hasil diskusi kami dengan sekelompok masyarakat dan pemerintah. Kami mempunyai tantangan bagaimana meningkatkan komitmen untuk memerangi mis-informasi," kata Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari seusai bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

WhatsApp membuat fitur privasi terbaru berupa kendali bagi pemilik akun untuk menentukan siapa saja yang bisa mengundang pemilik akun itu untuk masuk ke sebuah grup.

Pengguna bisa mengatur jika tidak ingin diundang masuk ke sebuah grup oleh orang tertentu yang berada di daftar kontak. Sebaliknya, pengguna juga bisa mengatur bahwa mereka mau diundang masuk ke grup oleh siapa saja dalam kontaknya.

Fitur itu, menurut Ruben, merupakan langkah pencegahan agar pengguna tidak terjebak masuk ke dalam sebuah grup WhatsApp yang tidak dikehendaki.

Fitur baru di WhatsApp itu mirip dengan aturan berbagi privasi konten di Facebook dan Instagram. Kedua aplikasi media jejaring sosial itu tersebut sudah lebih dulu menyediakan kendali kepada pengguna untuk mengatur dengan siapa mereka berbagi konten, termasuk foto dan video.

Perusahaan Facebook belum bisa menjelaskan seperti apa efektivitas setelan privasi terbaru di WhatsApp untuk mengurangi mis-informasi karena fitur itu baru diluncurkan.

"Itu adalah langkah preventif. Tapi, kalau untuk mengukur dampaknya sangat sulit karena mis-informasi dan bagaimana itu dicerna oleh pengguna berbeda, sangat relatif," kata Ruben.

Setelan privasi untuk membatasi undangan masuk grup dirilis secara global mulai Kamis dan secara bertahap hingga dalam sepekan seluruh pengguna akan mendapatkan fitur itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Berita Terkait

WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkot Jogja Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI
Penataan Kawasan Kumuh di Sungai Gajah Wong Dapat Apresiasi Bank Dunia
YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia
WhatsApp Bakal Rilis Fitur Recovery Pesan Terhapus
Cara Kirim Chat Whatsapp Tanpa Simpan Nomor, Gampang kok
Lengkapi Fitur Last Seen, WhatsApp Bakal Bisa Sembunyikan Status Online
Bocoran Fitur Baru WhatsApp, Benarkah Bisa Sembunyikan Status Online?

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Patut Dicoba, Ini 4 Rekomendasi Tempat Kuliner Kepala Manyung di Semarang
  2. Agnez Mo Artis RI Pertama yang Dibuat Patung Lilin Madame Tussauds Singapore
  3. Karyawan Meninggal dalam Kecelakaan Kerja, PT PPI Wonogiri Belum Buka Suara
  4. KPK Blokir Rekening Istri Gubernur Papua Lukas Enembe

Berita Terbaru Lainnya

Penjelasan Ilmuwan Tentang Durasi Waktu dalam Sehari Jadi Lebih Panjang
Hari Ini Infinix Rilis Dua Ponsel Flagship Terbarunya
Ini Kedahsyatan Rudal Balistik yang Ditembakkan Korea Utara ke Jepang
Keren! Mahasiswa Teknik Fisika UGM Ini Ciptakan Jam Tangan Pintar Pemantau Stres
Aset Rp10,4 Triliun Xiaomi Disita India, Ini Tanggapannya
Ini Penyebab Google Translate Ditarik dari China
Daftar Fenomena Langit Sepanjang Oktober 2022: Hujan Meteor dan Gerhana Matahari
Sudah Rilis, Ini Spesifikasi dan Harga Vivo V25e
Tiktok Shop Kini Jadi Social Commerce Paling Populer di Indonesia
Tesla Pamerkan Robot Humanoid Bernama Optimus