Tekno

Kemenkominfo Incar Pajak dari Netflix dan Sportify

Penulis: Leo Dwi Jatmiko
Tanggal: 26 Desember 2019 - 04:27 WIB
Netflix - Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA - Penyedia layanan video streaming Netflix dan penyedia layanan musik streaming Spotify kembali disorot Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Pemerintah ingin kedua aplikasi tersebut membayar pajak.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa perpajakan untuk perusahaan dari luar negeri, termasuk aplikasi Netflix dan Spotify sedang disusun dalam undang-undang Omnibus Law.

Dia menuturkan bahwa setiap pendapatan yang dibukukan dari sebuah negara, ada pajak yang harus dibayarkan. Kedua aplikasi tersebut memperoleh pendapatan dari layanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Pembayar pajak itu melanggar UU jika tidak bayar, orang dalam negeri atau luar negeri pasti ada sanksinya,” kata Johnny di Jakarta, Rabu (25/12/2019).

Meski demikian, lanjutnya, perpajakan yang disusun dalam UU omnibus Law tidak akan membebani perusahaan luar. Kebijakan perpajakan dalam UU adalah kebijakan yang ramah terhadap investasi dan membuka lapangan kerja yang makin besar.

Dia mengatakan bahwa UU Omnibus Law akan mengatur kewajiban dan hak-hak membayar pajak lintas negara baik warga Indonesia di luar negeri, maupun warga asing di Indonesia.

“Hingga saat ini masih dibahas Omnibus Law, kita harapkan segera masuk ke DPR dan bisa disahkan segera sehingga payung hukum segera itu,” kata Johnny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

RI Tegaskan Tak Akan Kenakan Tarif di Selat Malaka
Aturan Baru Pajak Mobil Listrik Berlaku, Industri Diminta Tetap Tumbuh
Menkeu: Tak Ada Pajak Baru Sebelum Ekonomi Pulih
Diduga Kemplang Pajak Rp5,2 Miliar, Bos Solar di Semarang Ditahan

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Haji 2026, Arab Saudi Perkuat Layanan Multibahasa dan Teknologi AI
Ancam Posisi Canva dan Photoshop, OpenAI Rilis Fitur Images 2.0
Mulai 2027, Baterai Ponsel di Eropa Wajib Bisa Diganti Sendiri
Mac Mini RAM Besar Langka, Dampak Lonjakan AI Lokal Terasa
Game Baru Capcom Ludes Terjual, Overwhelmingly Positive di Steam
AI Baru Claude Mythos Picu Kekhawatiran Sektor Keuangan
DeepSeek dan Huawei Disebut Bisa Goyang AI Global
Hoaks Bumi Gelap Total 2027, Faktanya Gerhana Matahari
Mulai Rp50 Ribu Per Bulan, Ini Keunggulan WhatsApp Plus
Survei Jepang: Bayar Ransomware Tak Jamin Data Kembali