HomeTekno

Whatsapp Harus Diupdate, Ini Dampaknya Jika Tidak

Oleh:Laurensia Felise
23 Februari 2021 - 22:47 WIB

Ilustrasi WhatsApp. - Bloomberg/Chris Ratcliffe

Harianjogja.com, JAKARTA – Whatsapp mengumumkan ketentuan terbaru mengenai privasi pada fitur bisnis beberapa waktu lalu.

Ketentuan ini berkaitan dengan persetujuan pembagian data pribadi seperti nomor telepon dan lokasi kepada Facebook untuk keperluan periklanan serta kemampuan melihat pesan antara akun bisnis dan akun pengguna individu.

Dilansir Tech Crunch, ketentuan ini semula direncanakan mulai berlaku pada 8 Februari lalu, akan tetapi akhirnya perusahaan tersebut menundanya sampai 15 Mei 2021 mendatang setelah muncul berbagai masalah mulai dari kebingungan pengguna hingga serangkaian investigasi di beberapa negara.

Adanya penundaan tersebut membuat pengguna Whatsapp memiliki kesempatan untuk meninjau rencana perkembangan ketentuan tersebut serta memasang informasi berisikan penjelasan tentang perubahan di dalamnya.

Akan tetapi, apa yang terjadi jika pengguna tidak menyetujui ketentuan tersebut hingga berakhirnya masa penundaan?

1. Bisa Terima Telepon dan Pemberitahuan

Dalam sebuah email kepada salah satu mitra dagangnya, Whatsapp menyebutkan bahwa pengguna masih bisa menerima panggilan telepon dan notifikasi pesan dalam waktu yang singkat. Durasi waktu yang singkat yang dimaksud adalah dalam rentang beberapa pekan.

2. Tidak Dapat Baca dan Kirim Pesan

Meski masih mendapatkan layanan telepon dan notifikasi, tetapi pengguna tidak bisa mengirimkan maupun menerima pesan dari aplikasi tersebut.

3. Fungsi Akun yang Terbatas

Melansir dari laman pertanyaan resmi Whatsapp, akun pengguna yang belum menyetujui ketentuan terbaru tidak akan dihapus tetapi aplikasi tidak akan sepenuhnya bekerja hingga pengguna menyetujui ketentuan tersebut. Meski begitu, aplikasi masih mendapatkan pembaharuan setelah ketentuan baru telah berlaku.

4. Masuk Kategori “Tidak Aktif”

Sebagaimana ditulis dalam BBC, akun yang tidak menyetujui ketentuan tersebut juga akan diberi label “tidak aktif” dan akun yang masuk dalam kategori itu akan dihapus dalam kurun waktu 120 hari.

Sumber: JIBI/Bisnis Indonesia Tag: media sosial Editor: Budi Cahyana

Artikel Terkait
Ini Alasan Mengapa Tidak Ada Tombol Edit di Twitter 1 year ago
Dilaporkan Siwi Pramugari Garuda, Siapa Pemilik Akun @digeeembok? 1 year ago
Rencana Pemuatan Iklan di Whattsap Batal 1 year ago
Banyak yang Kecanduan Medsos, Kasus Depresi Makin tinggi 1 year ago
Teknologi dan Medsos Ternyata Berpengaruh pada Tren Rekrutmen Karyawan, Kok Bisa? 1 year ago

Berita Pilihan

Gara-Gara Tagar Instagram Down, Warganet Ramai-Ramai Kabur ke Twitter Koneksi Internetnya Dikeluhkan, Begini Jawaban Indihome Warganet Keluhkan Jaringan Indihome Down, Ganggu Kuliah Online dan WFH Selain LG, Ponsel Ini Lebih Dahulu Hengkang dari Indonesia Akunnya Diblokir, Trump Dikabarkan Akan Bikin Media Sosial Sendiri
Berita Terbaru
Di Google Ada Fitur yang Ingatkan Pengguna Tak Main HP Saat Berjalan  18 hours ago
Kelangkaan Material, Apple Tunda Produksi iPad dan MacBook 1 day ago
Muncul Anomali, NASA Tunda Penerbangan Helikopter Pertama di Mars 1 day ago
Google Setop Aplikasi Belanja 1 day ago
Sistem iOS Diadopsi Lebih dari 90 Persen Pengguna 2 days ago

Terpopuler

Microsoft : Mayoritas Komputer ber-Software Bajakan Terinfeksi Malware Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Galaxy Note 9 K Touch Lotus II Dibanderol Murah FOTO SELFIE : Ada 'Museum Selfie' di Tumblr Galaxy S5 Kemungkinan Chasisnya Dari Alumunium
Begini Cara Download Video Youtube Tanpa Aplikasi 2 days ago
Harga dan Kestabilan Jaringan Bikin 5G Belum Bisa Saingi Internet Rumah 4 days ago
Gara-Gara Tagar Instagram Down, Warganet Ramai-Ramai Kabur ke Twitter 5 days ago
Oppo dan Vivo Bakal Keluarkan Ponsel Lipat Tahun Ini 5 days ago
Koneksi Internetnya Dikeluhkan, Begini Jawaban Indihome 6 days ago