Tekno

Youtube Blokir Semua Konten Antivaksin

Penulis: Nindya Aldila
Tanggal: 30 September 2021 - 09:17 WIB
Ilustrasi - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA - Youtube akan memblokir semua konten antivaksin yang mengklaim vaksin dapat menyebabkan efek kesehatan kronis atau informasi yang salah tentang kandungan zat dalam vaksin

Perusahaan video online milik Alphabet juga melarang aktivis anti-vaksin terkemuka, menghapus beberapa saluran, ungkap laporan Washington Post pada Rabu (30/9/2021).

Kebijakan tersebut diungkapkan oleh mengutip Wakil Direktur Kepercayaan dan Keamanan Global YouTube Matt Halprin. Tokoh atau pakar yang terkena imbas aturan ini termasuk Robert F Kennedy Jr dan Joseph Mercola, yang telah lama menjadi tokoh terkenal dalam gerakan anti-vaksin.

Langkah itu dilakukan ketika Youtube dan raksasa teknologi lainnya seperti Facebook dan Twitter telah dikritik karena tidak berbuat cukup banyak untuk menghentikan penyebaran informasi kesehatan palsu di situs mereka.

Bahkan saat Youtube mengambil sikap yang lebih keras terhadap informasi yang salah, Youtube menghadapi reaksi keras di seluruh dunia.

Pada Selasa kemarin (28/9/2021), saluran berbahasa Jerman yang didukung media pemerintah Rusia RT dihapus dari Youtube, karena perusahaan mengatakan saluran tersebut telah melanggar kebijakan misinformasi Covid-19.

Dilansir oleh Channel News Asia, Rusia menyebut langkah itu sebagai agresi informasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengancam akan memblokir Youtube.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Berita Terkait

Pembatasan Medsos Anak di DIY Diperketat Mulai 28 Maret
Imunisasi Anak Mudik Lebaran Disarankan 14 Hari Sebelumnya

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Penipuan Digital Tembus 432 Ribu Kasus, Dokumen Palsu Marak
Bukan AI, Warna Cosmic Orange Dongkrak Penjualan iPhone 17 di China
China Larang Agen AI OpenClaw di Instansi Pemerintah, Ini Alasannya
Meta Tanam AI di Facebook Marketplace, Chat dan Iklan Otomatis
Apple Pangkas Komisi App Store di China Jadi 25 Persen
Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 20 Maret, Ini Penjelasan Pakar
Google Maps Hadirkan Peta 3D dan Fitur AI Baru
Google Maps Hadirkan Ask Maps, Chat AI untuk Cari Lokasi
Iran Ancam Serang Pusat Data Google hingga Microsoft
Google Akuisisi Wiz Rp532 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah