Tekno

Simak! Fakta Tesla Bot, Robot AI Buatan Elon Musk

Penulis: M. Richard
Tanggal: 07 Oktober 2021 - 06:47 WIB
Spesifikas Tesla Bot. - Tesla

Harianjogja.com, JAKARTA — Konglomerat Elon Musk memamerkan Tesla Bot, prototipe robot berbentuk manusia yang memiliki teknologi kecerdasan buata atau artificial intelligence (AI). 

Sebagaimana diketahui, produk berbasis AI merupakan suatu hal yang sangat melekat pada konglomerat teknologi asal Amerika Elon Musk melalui Tesla Inc. 

Selain mobil listrik, Tesla bisa dibilang menjadi pionir dalam mengenalkan mobil otonom atau yang memanfaatkan AI untuk dapat beroperasi tanpa bantuan manusia. 

Terkait Tesla Bot, berikut fakta-fakta yang sejauh ini berhasil dikumpulkan Bisnis.

1. Bergerak Fleksibel

Dalam channel Youtube CNET Highlights, Robot ini nampak dapat bergerak dengan sangat lincah. Meski pada penampakan awal berjalan kaku, tetapi secara mengejutkan robot ini langsung dapat menari selayaknya profesional.

Gerakan bahu, jari, siku tangan, lutut, pinggul, dan pergelangan kaki Tesla bot terlihat sangat natural, yang mengartikan kordinasi dari setiap anggota tubuhnya sangat menyerupai tubuh manusia.

Namun perlu dicatat bahwa, semua hal tersebut adalah peragaan dari seorang penampil yang mengenakan kostum layaknya Tesla Bot. Robot yang sebenarnya masih dalam bentuk konsep yang akan segera hadir.

2. Namanya Optimus

Meski judul dari video adalah Tesla Bot, tetapi ternyata Elon memberikan nama Optimus kepada robot ini. Elon Musk memamerkan robot berbentuk manusia ini kepada publik di Tesla AI Day yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2021.

3. Teknologi yang sama dengan Mobil Tesla

Robot ini pun akan dilengkapi banyak sensor, baterai, dan banyak aktuator yang memudahkan pergerakannya. Tesla Bot kabarnya akan menggunakan sistem AI serupa dengan mobil Tesla. 

Nantinya Tesla Bot akan memilik layar di kepala untuk menampilkan informasi dan juga perintah yang tengah dijalankan. Artinya robot ini akan dapat menerima perintah langsung dari manusia. 

4. Membantu orang

Elon memastikan, robot ini ditujukan untuk membantu dan meringankan tugas manusia. Dia bahkan memastikan, robot ini meringankan bukan menggantikan peran manusia.

Bahkan, robot ini akan dibuat ramah dalam menjalankan semua tugasnya. Optimus nantinya akan bertugas mengatasi bahaya, repitisi dan kebosanan dari tugas sehari-hari manusia. 

"Tentunya robot ini akan dibuat ramah terhadap manusia," sebutnya.

5. Meluncur tahun depan dengan harga kompetitif

Menariknya,Elon memastikan tidak membutuhkan waktu lama lagi untuk meluncurkan robot ini. Meski dalam tahap perancangan, Elon cukup yakni robot ini akan siap diproduksi pada 2022. 

Robot ini sendiri dijanjikan tidak memiliki harga yang terlalu mahal. Tesla Bot diharapkan bisa membantu kinerja manusia untuk meningkatkan kesejahteraan bagi manusia. Ke depannya, pekerjaan manusia akan terbantu dengan kehadiran Tesla Bot.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Berita Terkait

Elon Musk Bangun TeraFab, Pabrik Chip Terbesar Dunia Senilai Rp423 T
Apple Rilis AirPods Max 2: Bawa Chip H2 dan Fitur Terjemahan Real-Time
Mengubah Kreativitas Digital dengan AI Desain dan Video AI
Ramadhan 2026, ChatGPT Jadi Andalan Produktivitas dan Bisnis Warga RI

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

PP Tunas Diapresiasi KNPI, Dinilai Strategis Jaga Generasi Muda
TikTok dan Roblox Dinilai Kooperatif, Siapkan Fitur Khusus Anak
iPhone 17 Pro Edisi Langka: Ada Kain Asli Steve Jobs, Harga Rp132 Juta
Ini Daftar Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia
Akun WhatsApp Aman! Aktifkan 4 Fitur Ini Sekarang
Apple Tebar Bonus Rp6,7 M demi Tahan Karyawan ke OpenAI
Puncak Pink Moon 2 April 2026, Bisa Dilihat di Indonesia
Gagal Total! OpenAI Bakal Suntik Mati Sora, Kalah Jauh dari ChatGPT
Tantang TikTok Shop, Instagram Siapkan Fitur Belanja Langsung di Reels
Mulai Besok! PP Tunas Batasi Akses YouTube untuk Anak < 16 Tahun