Wisata

Cara Unik Makan Mangga Istana Desa Penggarit Pemalang

Penulis: Lajeng Padmaratri
Tanggal: 17 Juli 2021 - 10:57 WIB
Mangga Istana khas Penggarit. - Instagram @pemalangbelumtidur

Harianjogja.com, PEMALANG-Mangga Istana yang dibudidayakan di Desa Penggarit tergolong mangga jenis harumanis. Oleh pengelola, para petani diajak bekerja sama untuk mengembangkan wisata petik langsung dari pohon.

Mangga yang sudah tergolong masak pohon bisa langsung dipetik oleh pengunjung. Tak hanya itu, dilansir dari pemalangkab.go.id, keunikan mangga favorit pihak Istana Negara ini juga dari cara menikmatinya.

Keunikan mangga ini juga terletak dari cara makannya. Jika buah mangga pada umumnya ialah dikupas kulitnya lalu dipotong buahnya, maka cara berbeda dilakukan oleh warga Penggarit.

Di sini, mangga dipotong di bagian tengahnya lalu kedua ujung mangga diputar berlawanan. Setelah itu, tarik kedua ujung mangga dan buahnya siap dinikmati menggunakan sendok makan.

Cara makan ini bahkan sempat dicatat dalam Rekor MURI karena melibatkan lebih dari 2.000 orang lebih sekaligus menghabiskan tiga ton mangga dalam Festival Mangga 2016. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Jogja Bidik Lonjakan Wisatawan Capai 11,8 Juta di 2026
Kereta Gantung Prambanan Disiapkan, Sleman Bidik Wisata Kelas Dunia
Liburan Kilat Marak, Lama Menginap di Jogja Turun
Glamping DeLoano Menoreh Dibuka Lagi, Sensasi Menginap di Hutan Pinus

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Jangan Salah Bawa, Ini Batas Power Bank di Kabin Pesawat
AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Glamping DeLoano Menoreh Dibuka Lagi, Sensasi Menginap di Hutan Pinus
Kanada Negara Paling Ramah 2026, Indonesia Peringkat 33
Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis