Wisata

Pemerintah Izinkan Perjalanan Wisata 19 Negara ke Bali dan Kepri

Penulis: Nyoman Ary Wahyudi
Tanggal: 14 Oktober 2021 - 06:37 WIB
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa Bali siap membuka perjalanan internasional bagi 19 negara.

Hal itu dijelaskan Luhut dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta pada Rabu (13/10/2021) malam.

"Sesuai arahan Presiden RI, kami memberikan izin kepada 19 negara untuk bisa melakukan perjalanan menuju Bali dan Kepulauan Riau," kata Luhut.

Daftar 19 negara yang diizinkan tersebut adalah Saudi Arabia, United Arab Emirates, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

Pemberian izin kepada 19 negara itu bukan tanpa alasan. Negara-negara tersebut dipilih sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) karena angka kasus terkonfirmasi Covid-19 mereka berada pada level 1 dan 2, dengan angka positivity rate yang rendah.

"Daftar 19 negara yang masuk ke Indonesia ini hanya berlaku khusus untuk penerbangan langsung ke Bali dan Kepulauan Riau (Kepri)," lanjut Luhut.

Dia berharap pelaksanaan pembukaan Bali berjalan sesuai rencana dan pemerintah akan melakukan evaluasi dari waktu ke waktu. Dia menambahkan bahwa semua jenis pelaku perjalanan dari 19 negara tersebut dapat masuk ke Bali dan Kepri selama mengikuti persyaratan sebelum dan saat kedatangan.

Syarat-syarat tersebut seperti melampirkan bukti sudah melakukan vaksinasi 2 kali dengan waktu minimal 14 hari sebelum keberangkatan yang dibuat dalam Bahasa Inggris serta memiliki hasil RT-PCR negatif dalam kurun waktu 3x24 jam.

Sementara itu, dia menambahkan, semua negara lainnya tetap dapat masuk ke Indonesia, bila melalui pintu masuk perjalanan internasional Jakarta atau Manado, dengan catatan mengikuti ketentuan karantina dan testing yang sudah ditetapkan.

"Lama karantina ini selama 5 hari dan itu tidak hanya berlaku di Bali atau Kepri, tetapi juga di pintu masuk lainnya, baik udara, darat, maupun laut, dan berlaku bagi semua jenis pelaku perjalanan, seperti PMI, TKA, ASN, WNI/WNA umum," kata dia.

Selama proses karantina berlangsung di Bali dan Kepri, WNA atau WNI yang masuk Indonesia tidak diperbolehkan keluar dari kamar/private villa/kapal sampai masa karantina berakhir dan akan dilakukan pemeriksaan PCR lagi pada hari ke-4 karantina.

Adapun, pembiayaan karantina akan dilakukan secara mandiri bagi seluruh penumpang penerbangan internasional yang masuk dan tidak ada yang dibiayai oleh Pemerintah.

"Oleh karena itu, sebelum boarding menuju Bali atau Kepri, mereka harus menunjukkan bukti booking" tuturnya.

Sebelum kedatangan, pelaku perjalanan internasional ke Bali dan Kepri harus memiliki asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal setara Rp1 miliar rupiah dan mencakup pembiayaan penanganan Covid-19.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Berita Terkait

Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Mulai 14 Maret Bus Dilarang Masuk Jalan Panembahan Senopati Jogja
Libur Lebaran 2026, Pengamanan Wisata Pantai Bantul Diperketat
Libur Lebaran Dispar Bantul Tak Tetapkan Target Wisatawan

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Pendakian Gunung Rinjani Dibuka 28 Maret 2026
WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan