Wisata

Permintaan Meningkat, Vila Jadi Alternatif Wisata saat Pandemi

Penulis: Sunartono
Tanggal: 05 Desember 2021 - 10:47 WIB
Foto ilustrasi pengunjung di Villa. - Ist.

Harianjogja.com, SLEMAN--Menikmati suasana pantai tak harus berada di kawasan pantai. Vila menjadi salah satu alternatif bagi keluarga untuk staycation baik di akhir pekan saat pandemi. Selain itu wisatawan saat ini lebih banyak ingin mencoba berwisata di vila dengan tema yang berbeda.

Chief Operating Officer Ubu Villa Indonesia Aprilinandar menjelaskan wisatawan saat ini banyak menggemari vila dengan konsep berbeda, salah satunya nuansa tropis seperti di pinggiran pantai. Menurutnya Ubu Villa Pulowatu yang berada di Pakem, Sleman bisa menjadi alternatif dengan menghadirkan suasana pantai dilengkapi dengan kolam renang setiap unitnya. Keberadaan vila di tengah perkampungan ini telah dibuka secara resmi pada Jumat (3/12/2021).

“Nuasanya pantai, ada pohon kelapa, pandan, bangunan juga seperti di pinggir pantai, yang tidak ada hanya pasirnya saja, sehingga kami ganti dengan rumput. Ini sesuai dengan permintaan sebagian besar konsumen yang ingin dengan nuansa berbeda,” katanya.

Ia menambahkan saat pandemi Covid-19 permintaan vila justru tinggi, karena wisatawan ingin staycation bersama keluarga melalui wisata yang aman dan sesuai prokes dan tidak menimbulkan kerumunan. "Setelah PPKM ini justru meningkat permintaannya," ujarnya.

CEO Ubu Villa Indonesia Rahmat Hidayat menambahkan kehadiran vila dengan nuansa pantai namun berada di kawasan lereng Merapi tentu menjadi suasan berbeda dan membuat konsumen tertarik. Meski baru dibuka sudah banyak yang melakukan pemesanan sehingga okupansinya diperkirakan akan terus naik. Bahkan sejumlah vila yang dikelolanya okupansinya juga terus meningkat karena banyaknya wisatawan ingin berwisata secara aman.

“Ini merupakan vila ketujuh yang kami bangun dengan tema berbeda-beda. Untuk yang Pulowatu lokasinya juga strategis dekat dengan sejumlah destinasi wisata di Sleman dengan view Gunung Merapi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Jogja Bidik Lonjakan Wisatawan Capai 11,8 Juta di 2026
Kereta Gantung Prambanan Disiapkan, Sleman Bidik Wisata Kelas Dunia
Liburan Kilat Marak, Lama Menginap di Jogja Turun
Glamping DeLoano Menoreh Dibuka Lagi, Sensasi Menginap di Hutan Pinus

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Glamping DeLoano Menoreh Dibuka Lagi, Sensasi Menginap di Hutan Pinus
Kanada Negara Paling Ramah 2026, Indonesia Peringkat 33
Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Cable Car Baru di Tawangmangu Diserbu Wisatawan
Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya