HomeWisata

Cita Rasa 10 Sate Klatak di Imogiri Bantul

Oleh:Bernadheta Dian Saraswati
20 Januari 2022 - 13:27 WIB

Pegawai memanggang sate klathak, Jumat (7/6/2019). - Harian Jogja - Salsabila Annisa Azmi.

Harianjogja.com, JOGJA-Mencari santapan sate, terutama sate klatak, saat Anda berkunjung ke Jogja tidaklah sulit. Anda tinggal datang ke daerah Imogiri Bantul. Di situ, warung-warung sate klatak berjajar dengan menyajikan citarasa yang berbeda-desa, sesuai kekhasannya masing-masing. 

Dilansir dari Wikipedia, sate klatak adalah sebuah hidangan sate kambing asal Kecamatan Pleret, Bantul. Sate pada umumnya adalah daging yang dibakar dengan ditusuk menggunakan bambu atau lidi, tetapi sate klatak ini ditusuk menggunakan besi atau jeruji sepeda. Tusukan besi sebagai konduktor penghangat akan membuat daging lebih masak dari bagian dalam.

Sate klatak terletak di sepanjang Jalan Imogiri, jadi Anda bisa pilih sepuasnya! Nah berikut 10 sate klatak di Imogiri yang super enak dan wajib Anda coba.

1. Sate Klatak Mbak Bella

Sate Klatak Mbak Bella ada di dua tempat. Di kompeks pasar lama Imogiri dan Jalan Imogiri TRimulyo Jeti Bantul. Sate klatak Mbak Bella ini cukup terkenal karena cita rasa dan dagingnya yang empuk dan enak ini digemari dari berbagai kalangan.

Sate klatak Mbak Bella selalu cepat ludes diburu pelanggan. Anda bisa memilih menu makanan dari gule, tongseng, tengkleng, hingga sate bumbu maupun sate klatak. Saking ramainya, sate klatak Mbak Bella ini punya 2 cabang yakni di Jalan Blawong I, Trimulyo, Jetis, Bantul dan di bekas kompleks Pasar Imogiri lama, Jalan Makam Raja-Raja, Karangtalun Imogiri. Harga seporsi kurang lebih Rp25.000.

2. Sate Klatak Pak Bari Pasar Wonokromo

Sate Klatak Pak Bari lokasinya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri, Pleret, Bantul. Sate yang terkenal berjualan di dalam pasar pada malam hari dengan kaki lima ini ternyata pernah digunakan untuk syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2).

Baca juga: Lima Sate Kere di Jogja yang Gurih & Manjakan Lidah

Cita rasa yang super enak dan lezat ini telah mencuri perhatian baik warga Jogja maupun wisatawan. Daging yang lezat, lembut dan gurih dengan suguhan sate goreng/bakar, tongseng ataupun tengkleng dengan kuah yang pedas disajikan dengan nasi hangat. Harga untuk satu porsi sekitar Rp20.000. 

3. Sate Klatak Pak Pong

Sate Klatak Pak Pong selalu ramai pengunjung. Lokasinya di sebelah timur Stadion Sultan Agung Bantul tepatnya di Jalan Sultan Agung No 18, Jejeran II, Wonokromo, Pleret, Bantul. Satu porsinya seharga Rp24.000 sudah bisa menikmati dagingnya yang empuk dan khas.

Warung sate ini buka mulai dari pukul 09.00 sampai 23.30 WIB. 

4. Sate Sor Munggur Lowanu

Sate Sor Munggur Lowanu sebenarnya masuk wilayah Kota Jogja, namun tak begitu jauh dari Jalan Imogiri, Bantul. Lokasinya ada di Jalan Lowanu No 55, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja.

Tempat yang cukup luas cocok banget dikunjungi bareng keluarga. Sate Sor Munggur ini terkenal dengan sate Lowanu yang mempunyai cita rasa yang nikmat, gurih dan lezat. Anda tentu bisa menikmati sate klatak ini dengan kisaran harga Rp25.000 rupiah. Sate klatak lowanu di buka dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.

5. Sate Klatak Mak Adi

Sate Klatak Mak Adi rasanya sangat gurih dan dagingnya empuk. Cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.Lokasinya berada di Jalan Imogiri Timur, Km 10, Jati, Wonokromo. Masih masuk Kecamatan Pleret, Bantul yang tak jauh dari kawasan Imogiri.

Racikan bumbu Mak Adi ini super gurih dan lezat, belum lagi ketika sampai di tempatnya, aroma bumbunya sudah terasa saat dimasak. Anda bisa memesan menu makanan seperti gulai, tongseng, tengkleng dan sate klatak. Sate klatak Mak Adi dibuka dari pukul 10.00 hingga 1.00 dengan harga seporsinya Rp20.000 rupiah.

6. Sate Klatak Bu Jazim

Sate Klatak Bu Jazim lokasinya di Jalan Imogiri Timur, Ketongo, Wonokromo, Pleret, Bantul. Anda bisa mendatangi di jam 08.00 hingga 00.00 tepatnya ada di Jalan Imogiri Timur, Ketongo, Wonokromo, Pleret, Bantul. Lokasinya tak begitu jauh dari Warung Sate Mak Adi atau Pak Pong. Tenang harga seporsinya wajar kok setara dengan sate klatak lainnya sekitar Rp20.000 rupiah untuk seporsi. Anda bisa mencoba tongseng dan tengklengnya yang konon sangat nikmat.

7. Sate Klatak Pak Jupaini

Masih di kawasan Jalan Imogiri, Anda bisa menikmati sate klatak Pak Jupaini yang juga terbilang enak. Anda bisa mengunjungi dari pukul 9.00 WIB hingga 1.00 WIB. Nikmati racikan bumbu yang gurih, manis dan asinnya yang akan menggugah selera makan Anda.

Sate klatak Pak Jupaini terletak di Jalan Imogiri Timur, Km 10, Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul. Dengan seporsi Rp20.000, Anda sudah bisa menikmatinya yang tentu akan lebih nikmat dengan nasi hangat.

8. Sate Klatak Pak Jono

Sate Klatak Pak Jono berada di Jalan Imogiri Timur, Wonokromo II, Pleret, Bantul. Nah sate klatak Pak Jono ini mirip sekali cita rasanya dengan sate klatak Pak Bari, bagaimana tidak? Pak Jono ini ternyata adik dari Pak Bari. Sate klatak Pak Jono punya cita rasa yang nikmat serta dagingnya yang lembut tidak bisa jika hanya beli satu porsi saja.

Anda bisa mengunjunginya di jam 18.00 hingga 2.00 WIB.

9. Sate Klatak Mas Rangga

Sate Klatak Mas Rangga berada di Jalan Imogiri Timur, Blawong I, Trimulyo, Jetis, Bantul. Anda bisa mengunjungi mulai pukul 12.00 hingga 22.00 WIB. Banyak varian menu seperti tongseng, sate, gulai, dan tengkleng dengan harga seporsi kurang lebih Rp20.000.

10. Sate Klatak Pak Untung

Sate Klatak Pak Untung berada di Jalan Imogiri Timur No 9, Janti, Wonokromo, Pleret, Bantul. Anda bisa ke sini di jam buka yang dimulai dari pukul 11.00 hingga 19.00 WIB. Harga untuk satu porsipun standar dengan harga sate klatak lainnya, yaitu sekitar Rp20.000 rupiah. Anda bisa memesan gulai, tengkleng maupun sate klatak dan sate bumbu.

Nah itu tadi daftar 10 kuliner sate klatak di Imogiri Bantul yang wajib kamu kunjungi saat berada di kawasan Jalan Imogiri. Abadikan momen makan kulinermu menjadi lebih nikmat dengan teman-teman maupun keluarga.

Sumber: Wikipedia, Inews Tag: kuliner Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
Kartu Prakerja Gelombang 29 Dibuka! Ini Syarat & Cara Daftarnya 2 days ago
Liburan ke Gunung Lawu, Warung Ini Bisa Jadi Jujukan untuk Wisata Kuliner 2 weeks ago
Lebaran Hari Kedua Pengin Bakmi Jawa? Coba Datangi Warung-Warung Ini 2 weeks ago
Makna & Sejarah Ketupat, Ada Hubungannya dengan Sunan Kalijaga 2 weeks ago
Restoran di Jogja Full Booked saat Lebaran, 2 Tempat Ini Contohnya 3 weeks ago

Berita Pilihan

Makna Mendalam Pelepasan Lampion Waisak di Candi Borobudur Kebun Binatang Besar Ramai, Exotarium Jadi Alternatif Pengunjung Teras Malioboro Capai 25.000 Orang, Diprediksi Terus Naik Sleman Operasikan Alat Transaksi Cegah Antrean di TPR Kyai Langgeng Luncurkan 5 Wahana Baru, Ada Balon Udara lho...
Berita Terbaru
Rute ke Gumuk Pasir, Objek Wisata yang Dikunjungi Pemainnya KKN Desa Penari 1 day ago
Asyik! Damri Layani Transportasi ke Tempat Wisata di Jogja dan Magelang, Ini Rutenya 1 day ago
Ini 3 Candi Buddha di Jogja yang Menarik Dikunjungi 4 days ago
Makna Mendalam Pelepasan Lampion Waisak di Candi Borobudur 5 days ago
Gudangnya Sampah, Piyungan Juga Gudangnya Wisata 6 days ago

Terpopuler

Rute ke Gumuk Pasir, Objek Wisata yang Dikunjungi Pemainnya KKN Desa Penari
Kawasan Pantai di Gunungkidul Masih Ramai Pengunjung 6 days ago
Piknik di Jogja, Ini Oleh-Oleh Khas yang Wajib Anda Bawa 1 week ago
Kebun Binatang Besar Ramai, Exotarium Jadi Alternatif 1 week ago
Pingin Naik Balon Udara Seperti di Cappadocia? Ke Kaliurang Saja! 1 week ago
Pengunjung Teras Malioboro Capai 25.000 Orang, Diprediksi Terus Naik 1 week ago