News

Pelaku LGBT & Zina Dijerat Hukum? Mahfud MD Beri Jawaban

Penulis: Szalma Fatimarahma
Tanggal: 12 Mei 2022 - 12:07 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan melantik anggota KPU dan Bawaslu terpilih pada Selasa (12/4/2022). - Youtube

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa pelaku penyimpangan seksual lesbian, gay, beseksual dan transgender (LGBT) dan zina tidak bisa dijerat hukum pidana. 

"Berdasar asas legalitas org hny bs diberi sanksi heteronom (hukum) jika sdh ada hukumnya. Jika blm ada hukumnya maka sanksinya otonom (spt. caci maki publik, pengucilan, malu, merasa berdosa, dll). Sanksi otonom adl sanksi moral dan sosial. Bnyk ajaran agama yg blm menjadi hukum," cuitnya melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Rabu (11/5/2022).

Kicauan tersebut merupakan tanggapan Mahfud terhadap pernyataan yang ditulis Mantan Sekretaris Menteri BUMN Muhammad Said Didu melalui akun Twitter @msaid_didu.

Said melontarkan tiga pernyataan kepada Mahfud, diantaranya terkait kebebasan dalam ranah demokrasi, termasuk perlindungan negara terhadap rakyat dari perusakan moral.

"Pemahaman Anda bkn pemahaman hukum. Coba sy tanya balik: mau dijerat dgn UU nomer berapa Deddy dan pelaku LGBT? Nilai2 Pancasila itu blm semua menjadi hukum. Demokrasi hrs diatur dgn hukum (nomokrasi). Nah LGBT dan penyiarnya itu blm dilarang oleh hukum. Jd ini bkn kasus hukum," tulis Menkopolhukam dalam cuitan lainnya.

Walhasil, terkait polemik video tentang LGBT yang diunggah Deddy Corbuzier, baik pelaku LGBT yang dihadirkan sebagai bintang tamu dan Deddy sendiri tidak dapat dikenakan sanksi berdasarkan KUHP.

Adapun, Deddy Corbuzier telah meminta maaf karena unggahan video tentang LGBT di kanal YouTube miliknya membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

"Seperti biasa ketika gaduh di media sosial, saya minta maaf. Kebetulan masih dalam suasana bulan Syawal. Sejak awal saya bilang tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia," kata Deddy Corbuzier di Instagram @mastercorbuzier, Selasa (10/5/2022).

Dia pun telah menerima 'sanksi' dari publik yakni kehilangan jutaan pengikutnya di akun media sosial.

Berita Terkait

Polri Akui Ada Anggota Masuk Kelompok LGBT
4.000 Pria di Bekasi Diketahui Penyuka Sesama Jenis
Uskup Ini Sebut Perempuan yang Suka Seks Anal saat Hamil Sebabkan Adanya Gay
Penyerang Australia Mengaku Gay agar Fokus Bermain Bola

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Soal Hibah Lahan untuk UIN, DPRD Karanganyar Belum Terima Permohonan
  2. Toyota Lakukan Penyegaran Mobil Calya, Apa Saja?
  3. Ritual Mandi Kemben ala Anak Kiai Jombang
  4. Debit Sumber Air di Sukoharjo Menyusut, Mulai Kekeringan?

Berita Terbaru Lainnya

PPDB Jawa Tengah Tahun Ajaran 2022/2023 Segera Berakhir
Taiwan Tolak 4.000 Kg Mi Instan asal Indonesia, Ada Apa?
Mantap! Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$136,4 Miliar, Ternyata Ini Penyebabnya
167 Dokter Hewan di Eks-Karesidenan Kedu Terlibat dalam Pengawasan Kurban
Tekan Stunting, Kabupaten Magelang Kembangkan Padi Nutrizinc
Densus 88 Terima Data Dugaan Pendanaan Terorisme oleh ACT dari PPATK
Airlangga Buktikan Kinerjanya, Pengamat: Wajar Diinginkan Publik Jadi Capres
PPATK Blokir 60 Rekening ACT, Begini Respons Presiden Ibnu Khajar
Disdikbud Jateng Akan Kembalikan Hak Calon Peserta Didik yang Dirugikan
Kontroversi ACT, Dana Umat Diduga Dibisniskan dan Mengalir ke Teroris Al-Qaeda