HomeOlahraga

3 Tahun Tanpa Gelar, Serena Williams Akhirnya Juara Lagi

Oleh:Newswire
13 Januari 2020 - 09:02 WIB

Serena Williams - Reuters/Shannon Stapleton

Harianjogja,com, JAKARTA – Serena Williams mengakhiri puasa gelar selama 3 tahun dan mendonasikan hadiah kemenangannya untuk korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Australia setelah dia memenangi final tenis WTA Auckland Classic, Auckland, Selandia Baru, Minggu (12/1/2020) malam WIB.

Serena memenangi laga final itu dengan skor 6-3 6-4 atas petenis AS lainnya, Jessica Pegula. Itu gelar WTA pertama Serena sejak menjadi juara di Wimbledon pada 2017.

"Saya bermain di Australia lebih dari 20 tahun, dan benar-benar berat bagi saya untuk menyaksikan semua berita itu dan semua yang terjadi di Australia dengan kebakaran dan... orang-orang serta hewan yang kehilangan tempat tinggalnya," kata Serena seperti dikutip AFP.

"Saya memutuskan pada awal turnamen, bahwa saya akan menyumbangkan semua uang hadiah saya untuk kebaikan bersama," tambahnya.

Turnamen pemanasan Australian Open itu memberikan hadiah uang sebesar US$43.000.

Itu gelar perdana Serena sejak 2017, sekaligus gelar pertamanya ketika dia telah menjadi seorang ibu. Da total telah mengoleksi 73 gelar WTA, sepanjang perjalanan kariernya dalam 4 dekade.

Unggulan teratas turnamen itu sempat tertinggal 1-3 dari Pegula pada set pertama.

Namun saat Serena menemukan irama pukulannya, langkahnya seperti mustahil dihentikan.

Pegula sempat menarik perhatian banyak pihak saat ia menyingkirkan mantan petenis peringkat satu dunia putri Caroline Wozniacki pada semifinal, di mana saat itu ia memenangi semua gim pada set terakhir.

Petenis 25 tahun itu memperlihatkan keberanian yang sama pada awal laga final. Ia terlihat tidak direpotkan dengan paha kirinya yang diperban saat ia mengejar semua pukulan Serena. Pegula bahkan sempat mematahkan servis seniornya tersebut.

Pegula sukses saat melakukan servis dan terlihat akan kembali mematahkan servis lawan, ketika Serena, pada fase itu berteriak untuk setiap poin yang dimenanginya, bangkit dari tertinggal 15-40 untuk mengamankan service game keduanya pada deuce kelima.

Serena kemudian mampu balas mematahkan servis untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Ia menemukan kembali kekuatan dan akurasi pukulannya.

Saat kepercayaan dirinya meningkat, Serena mampu menahan Pegula pada gim berikutnya, kembali mematahkan servis Pegula, dan melakukan servis untuk memenangi set pertama.

Pegula tertinggal 0-40 pada awal set kedua, sebelum mampu menahan servisnya tetapi ia tetap kesulitan saat menghadapi sosok yang menguasai dunia tenis putri selama dua dekade.

Serena mematahkan servis berikutnya dari Pegula dan tetap memimpin sampai akhir untuk mengamankan gelar, dan mengakhiri rentetan lima kekalahan di final sejak kesuksesan 2017 di Melbourne.

Sumber: Bisnis Indonesia Tag: Tenis Editor: Galih Eko Kurniawan

Artikel Terkait
Australia Terbuka, Rafael Nadal Terus Melaju 1 year ago
Djokovic/Troicki Antar Serbia Juara ATP Cup 2020 1 year ago
Gasak Rusia, Serbia ke Final Tenis ATP Cup 1 year ago
Tenis ATP Cup, Spanyol Lawan Australia di Semifinal 1 year ago
Thiem Yakin Dominasi Tiga Besar Tenis Akan Rusak 1 year ago

Berita Pilihan

Wow, Jersey Michael Jordan Terjual Rp19,5 miliar Orang Tertua di Dunia Tak Jadi Ikut Kirab Obor Olimpiade Tokyo 2020 Dua Atlet Kickboxing Magelang Raih Emas dan Perak di Seleknas Terhenti di 8 Besar Miami Terbuka, Tsitsipas Akui Stres PON Ditunda 2022? Ini Klarifikasi Menpora Zainudin Amali
Berita Terbaru
Wow, Jersey Michael Jordan Terjual Rp19,5 miliar 1 day ago
Orang Tertua di Dunia Tak Jadi Ikut Kirab Obor Olimpiade Tokyo 2020 5 days ago
KONI DIY Targetkan 11 Emas di PON XX 1 week ago
Dunia MotoGP: Tim Valentino Rossi, VR46 Mendekat ke Ducati 1 week ago
Kota di Jepang Mulai Pesimistis Menyambut Olimpiade Tokyo 1 week ago

Terpopuler

MotoGP Austria: Mimpi Buruk Rossi Bambang Hartono, Orang Terkaya di Indonesia Ini Puji Kecepatan Pencairan Bonus Asian Games MOTOGP 2016 : Ada Marquez dan Pedrosa di Sentul Saat Valentine Day Kalah dari Arab Saudi, Tim Bola Tangan Putra Gagal Sumbang Medali MOTOGP AUSTIN : Marquez Catat Sejarah Sebagai Pemenang Balapan MotoGP Termuda
Djokovic Tumbang, Karatsev vs Berrettini Melaju ke Final Tenis Serbia 2 weeks ago
PBSI: Penundaan India Open 2021 Untungkan Hafiz/Gloria 2 weeks ago
Balapan Pertama Pascacedera, Marc Marquez: Saya Akan Menderita 3 weeks ago
Latihan Normal Lagi di Bulan Puasa, Ahsan Akui Lebih Berat 3 weeks ago
Ketua Panitia Bantah Olimpiade Tokyo Batal Lagi Tahun Ini 3 weeks ago