HomeTekno

DPR Minta Pemerintah Tegas Facebook dan Google, Ini Alasannya

Oleh:John Andhi Oktaveri
26 Februari 2021 - 11:17 WIB

Media sosial - Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin meminta pemerintah bersikap tegas terhadap keberadaan raksasa-raksasa digital dunia yang beroperasi di Indonesia termasuk Facebook dan Google.

Pasalnya, lanjut Hasanuddin, banyak keuntungan yang diraup oleh perusahaan Over The Top (OTT) tersebut ketika beroperasi di satu negara termasuk Indonesia. Namun, dia mempertanyakan kontribusi apa yang secara signifikan diberikan platform tersebut bagi negara tempat mereka beroperasi, termasuk Indonesia.

OTT itu mengacu kepada perusahaan yang menyediakan layanan jasa konten seperti media sosial Facebook, YouTube, Google, Twitter dan lain-lain.

BACA JUGA : Sengketa Hampir Berakhir, Google & Facebook Bersedia

"Nah, mereka ini kan perusahaannya terdaftar dan bayar pajak di negara lain/asalnya (Amerika Serikat) tapi beroperasi lintas negara dan bisa jual konten iklan digital ke negara manapun. Buat Indonesia ini tak adil karena mereka jualan konten digital di kita tapi tak bayar pajak ke kita," tegas Politikus PDIP itu menanggapi langkah Pemerintah Australia yang mulai mengatur hal tersebut secara tegas demi kepentingan media setempat.

Diakui Hasanuddin, dari beberapa regulasi yang ada memang belum secara eksplisit menyentuh keberadaan OTT selama ini. "Soal aturan OTT di kita belum ada, pengaturan layanan OTT selama ini memang masih luput, baik dalam Undang-Undang No. 36/1999 tentang Telekomunikasi maupun PP No. 52/2000 tentang Penyelenggara Telekomunikasi," katanya.

Namun demikian, dia mengaku optimistis di bawah Pemerintahan Presiden Jokowi, kedaulatan digital dan soal keberadaan OTT yang selama ini luput akan diatur secara tegas.

BACA JUGA : Facebook dan Google di Spanyol Akan Dipajaki sebagai

"Saat ini, pemerintah sudah merampungkan Peraturan Pemerintah (PP 46 Tahun 2021 Tentang Postelsiar) sebagai aturan turunan Undang-Undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yang salah satu poin utamanya adalah mengatur operasional OTT di Tanah Air," katanya.

Berbeda dengan Indonesia, Australia dengan jumlah penduduk yang tidak begitu besar seperti Indonesia jika dilihat dari aspek potensi pasar digitalnya pun masih kalah jauh dengan Indonesia.

Namun, melalui Pemerintahannya dibawah kepemimpinan Perdana Menteri Scott Morrison dengan tegas memberikan tekanan secara konkret kepada para penyedia layanan jasa konten atau OTT salah satunya kepada Facebook.

Terbaru, Australia menekan raksasa digital Facebook agar mau berbagi keuntungan dengan media-media lokal Australia. Bahkan demi menegakkan kedaulatan bangsa dan negaranya dibidang digital utamanya, pemerintah Australia mengesahkan undang-undang baru bernama News Media Bargaining Code Law.

Sumber: JIBI/Bisnis Indonesia Tag: facebook Editor: Sunartono

Artikel Terkait
2020, Whatsapp Tak Lagi Gratis? 1 year ago
Facebook Hapus 2,2 Miliar Akun Palsu 1 year ago
Waduh, Facebook Tak Sengaja Bagikan Data Pengguna ke Pihak Ketiga 1 year ago
FBI Sebut Facebook Bisa Jadi Platform Pornografi Anak 1 year ago
Facebook Hapus 100 Akun Palsu Indonesia Berisi Propaganda Papua 1 year ago

Berita Pilihan

Gara-Gara Tagar Instagram Down, Warganet Ramai-Ramai Kabur ke Twitter Koneksi Internetnya Dikeluhkan, Begini Jawaban Indihome Warganet Keluhkan Jaringan Indihome Down, Ganggu Kuliah Online dan WFH Selain LG, Ponsel Ini Lebih Dahulu Hengkang dari Indonesia Akunnya Diblokir, Trump Dikabarkan Akan Bikin Media Sosial Sendiri
Berita Terbaru
Di Google Ada Fitur yang Ingatkan Pengguna Tak Main HP Saat Berjalan  19 hours ago
Kelangkaan Material, Apple Tunda Produksi iPad dan MacBook 1 day ago
Muncul Anomali, NASA Tunda Penerbangan Helikopter Pertama di Mars 1 day ago
Google Setop Aplikasi Belanja 1 day ago
Sistem iOS Diadopsi Lebih dari 90 Persen Pengguna 2 days ago

Terpopuler

Microsoft : Mayoritas Komputer ber-Software Bajakan Terinfeksi Malware Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Galaxy Note 9 K Touch Lotus II Dibanderol Murah FOTO SELFIE : Ada 'Museum Selfie' di Tumblr Galaxy S5 Kemungkinan Chasisnya Dari Alumunium
Begini Cara Download Video Youtube Tanpa Aplikasi 2 days ago
Harga dan Kestabilan Jaringan Bikin 5G Belum Bisa Saingi Internet Rumah 4 days ago
Gara-Gara Tagar Instagram Down, Warganet Ramai-Ramai Kabur ke Twitter 5 days ago
Oppo dan Vivo Bakal Keluarkan Ponsel Lipat Tahun Ini 6 days ago
Koneksi Internetnya Dikeluhkan, Begini Jawaban Indihome 6 days ago