Otomotif

Jangan Asal Kurangi Tekanan Angin Mobil! Ini Efek Buruknya

Penulis: Jumali
Tanggal: 03 Januari 2022 - 09:27 WIB
Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com,JOGJA — Mengurangi tekanan angin ban mobil dipercaya dapat menimbulkan efek buruk seperti bisa menambah grip atau traksi tapak ban mobil. Hal ini bisa menyebabkan keausan ban terjadi lebih cepat.

Ingin tahu apa saja efek buruk lainnya? Yuk, simak penjelasannya berikut, seperti dikutip dari laman Daihatsu, Minggu (02/01/2022):

1. Mengurangi kenyamanan berkendara

Salah satu efek buruk yang paling terasa saat tekanan angin pada ban mobil berkurang adalah ketidaknyamanan saat berkendara. Hal ini bisa langsung terasa karena pada kondisi tersebut membuat ban tidak rata.
Tentunya, kenyamanan saat berkendara menjadi prioritas utama. Hal ini juga sudah pasti akan membuat Anda aman saat berada di perjalanan. Baik untuk perjalanan jauh maupun dekat.

2. Mempercepat keausan ban

Pada saat tekanan angin ban mobil berkurang, kondisi yang akan terjadi adalah bagian tengah ban mobil menjadi lebih melengkung ke dalam. Hal ini mempengaruhi gesekan yang lebih besar pada bagian luar ban.

Ketidakmerataan ban mobil itulah yang membuat keausan ban cepat terjadi. Tentunya Anda tak ingin hal tersebut terjadi, kan? Maka dari itu, selalu cek kondisi ban mobil dan jangan sampai mengurangi tekanan angin.

3. Mempercepat kerusakan ban

Mengurangi tekanan angin pada ban mobil dapat memberikan efek buruk pada ban. Seperti kondisi kerusakan ban mobil, yang sering terjadi karena hal tersebut. Kekurangan tekanan angin juga juga sama dengan beban yang berlebihan.

Selain itu, efek buruk lainnya yang akan timbul adalah handling menjadi lebih berat dan daya cengkeram ban juga berkurang. Jadi, jangan sampai kekurangan tekanan angin ban semakin mempercepat kerusakannya.

4. Dinding ban retak dan melepuh

Apabila Anda tetap mempertahankan kondisi ban mobil yang kekurangan tekanan angin, maka bisa membuat dinding ban menjadi mudah retak dan melepuh. Apalagi jika Anda menggunakan kendaraan untuk perjalanan jauh dan kecepatan yang tinggi.

Pada kondisi tersebut juga bisa disebabkan karena defleksi secara berlebihan akibat kekurangan tekanan udara pada ban mobil. Sehingga dinding ban pun menjadi retak. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menjaga tekanan angin yang pas, tidak lebih dan tidak kurang.

5. Resiko pecah ban

Mengurangi tekanan ban ban mobil dengan sengaja bukanlah hal yang harus dibenarkan. Hal tersebut membuat ban tidak memiliki area kontak dengan aspal yang sesuai atau bahkan berlebih.

Mobil pun akan terasa lebih berat dan tekanan ban menjadi lebih mengempis. Kondisi seperti ini akan sangat membahayakan Anda karena bisa membuat resiko pecah ban semakin tinggi.

Nah, itulah berbagai efek buruk dari mengurangi tekanan angin ban mobil yang bisa membahayakan Anda sebagai pengendara mobil. Maka dari itu, sangat disarankan untuk menjaga tekanan angin sesuai dengan petunjuk pabrikan, jangan sampai kelebihan atau kekurangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Swift Pod, Mobil Otonom yang Memungkinkan Siapapun Melakukan Perjalanan Sambil Tidur
Berbenturan dengan Inova, Pikap Terguling di Fly Over Jombor
Tampil Sporty, Ini Spesifikasi Terbaru New Rush GR Sport
Oleng, Mobil Tabrak Trotoar hingga Seruduk Motor di Ring Road Utara, 1 Orang Luka-Luka

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Satu Kemenangan Lagi menuju Olimpiade Paris, STY: Percayai Saya, Ikuti Saya!
  2. Koalisi Berkah Pecah, Hari Wuryanto Bakal Maju sebagai Calon Bupati Madiun 2024
  3. Garuda Muda Layak Waspada, 3 Pemain Uzbekistan Bermain di Prancis dan Rusia
  4. Uzbekistan jadi Lawan Garuda Muda di Semifinal setelah Kandaskan Arab Saudi 2-0

Berita Terbaru Lainnya

Belum Ada Laporan Keluhan Pengisian Daya Kendaraan Listrik Selama Arus Mudik Balik Lebaran 2024
Tips Nyaman dan Aman saat Perjalanan Arus Balik
Tips Mudik Pakai Mobil Listrik

Tips Mudik Pakai Mobil Listrik

Ototekno | 2 weeks ago
Mengintip Jenis Mobil Mewah Sandra Dewi yang Harganya Mahal Semua
Tampil Sporty, Ini Spesifikasi Terbaru New Rush GR Sport
Bolehkah Motor Kredit Belum Lunas Digadaikan atau Dipindahtangankan? Begini Penjelasannya
UMKM Otomotif Lokal Dapat Beradaptasi dengan Tren EV
Launching New Honda Stylo 160, Honda Istimewa Gandeng Brand Fashion Lokal
Toyota Jepang Bakal Rilis 30 Mobil Listrik secara Global hingga 2030
Matik 160cc Jadi Premium Fashionable Pertama di Indonesia Resmi Hadir Lebih Dekat di Jogja, Kedu, dan Banyumas